Karawang // SorotFakta.co.id
Dugaan penimbunan solar bersubsidi di wilayah Cicinde, Kecamatan Banyusari, makin menguat dan memicu kecurigaan besar. Hal ini bermula dari banyaknya pembelian bahan bakar menggunakan kendaraan pengangkut besar, padahal wilayah ini diketahui sepenuhnya adalah lahan pertanian dan tidak memiliki nelayan sama sekali, Rabu (17/6/2026).
Saat diwawancarai, salah satu pembeli yang terlihat mengangkut solar dalam jumlah besar hanya menjawab singkat bahwa pembeliannya ditujukan untuk kebutuhan para nelayan. Jawaban tersebut justru semakin mencurigakan karena tidak sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
Diduga kuat, stasiun pengisian bahan bakar di kawasan Jaya Mukti terlibat dan menjalin kerja sama dengan oknumoknum penimbun untuk mengalirkan solar bersubsidi di luar ketentuan yang berlaku. Lokasi persis tempat penimbunan masih terus ditelusuri oleh tim awak media.
Masyarakat dan tim peliputan berharap Kepolisian Sektor Banyusari tidak menutup tutupi kasus ini dan segera menindak tegas pelakunya. Meskipun Kapolsek baru saja menjabat dan belum terlalu mengenal kondisi wilayah, hal itu tidak boleh menjadi alasan untuk membiarkan praktik yang merugikan keuangan negara dan merampas hak masyarakat yang membutuhkanya.dilansir dari rakyatjelata.com
( Red )



















