Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahKarawang

Jalan Kosambi–Telagasari Berlubang Parah, Masyarakat Pertanyakan Kewajiban Pajak dan Layanan Publik

32
×

Jalan Kosambi–Telagasari Berlubang Parah, Masyarakat Pertanyakan Kewajiban Pajak dan Layanan Publik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Redaksi

KARAWANGSorotFakta.co.id

Example 300x600

Kondisi ruas jalan Kosambi–Telagasari, tepatnya di sekitar dekat rel kereta api Stasiun Kosambi, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, kini menjadi keluhan utama warga sekitar. Jalan yang menghubungkan kedua wilayah tersebut dipenuhi lubang-lubang besar dan dalam, sehingga mengancam keselamatan setiap pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat. Sabtu (6/6/2026 )

Permukaan jalan yang rusak parah membuat perjalanan menjadi tidak nyaman dan berisiko tinggi. Banyak pengendara harus bergerak zigzag menghindari lubang, yang justru meningkatkan potensi kecelakaan, terutama saat hujan turun di mana lubang tertutup genangan air sehingga sulit dikenali. Lokasi jalan yang berdekatan dengan jalur kereta api juga menambah tantangan, karena akses ini cukup padat dilalui kendaraan setiap harinya.

Seluruh warga yang beraktivitas di sepanjang ruas tersebut, mulai dari pekerja, pelajar, hingga pedagang, sangat merasakan dampaknya. Keluhan ini disuarakan secara luas oleh masyarakat pengguna jalan maupun warga sekitar pemukiman.

Kerusakan terparah terdapat di ruas jalan Kosambi–Telagasari, berdekatan dengan jalur rel kereta api Stasiun Kosambi, wilayah Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Kondisi jalan ini sebenarnya sudah berlangsung cukup lama, namun kerusakan semakin parah dalam beberapa bulan terakhir tanpa adanya perbaikan berarti, sehingga mendorong masyarakat untuk menyuarakan keluhan secara terbuka.

Masyarakat merasa keberatan dan mempertanyakan kesetaraan pelayanan publik. Di satu sisi, warga diwajibkan dan diharapkan taat membayar berbagai jenis pajak, namun di sisi lain infrastruktur dasar seperti jalan yang aman dan layak belum terwujud. Menurut pandangan warga, pembayaran pajak seharusnya dikembalikan dalam bentuk fasilitas umum yang memadai demi kesejahteraan bersama. Kondisi jalan yang rusak ini dinilai bertentangan dengan harapan tersebut serta membahayakan nyawa pengguna jalan.

Hingga saat ini belum ada jadwal resmi perbaikan yang diumumkan pihak berwenang. Akibatnya, risiko kerusakan kendaraan dan bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas terus meningkat. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera meninjau lokasi dan melakukan perbaikan yang permanen, agar kewajiban masyarakat membayar pajak berbanding lurus dengan kualitas infrastruktur yang disediakan.  

( Red )

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *