Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaDaerahKarawang

Dedi Mulyadi Ingin Tuparev Jadi Ikon Baru Karawang Lewat Konsep Kota Tua dan Pelataran Cinta

3
×

Dedi Mulyadi Ingin Tuparev Jadi Ikon Baru Karawang Lewat Konsep Kota Tua dan Pelataran Cinta

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sorotfakta.co.id

Karawang // Sorotfakta.co.id

Example 300x600

Gubernur Dedi Mulyadi menggagas penataan kawasan Jalan Tuparev, Kabupaten Karawang, menjadi kawasan Kota Tua yang ikonik dan ramah pejalan kaki. Salah satu konsep yang disiapkan yakni pembangunan ruang publik bernama “Pelataran Cinta”.

Gagasan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi saat menghadiri Kirab Budaya Tatar Sunda, Sabtu (9/5/2026). Menurutnya, Jalan Tuparev memiliki nilai historis dan potensi ekonomi yang besar, namun kondisinya saat ini dinilai masih semrawut dan kurang tertata secara estetika.

“Tuparev itu harusnya menjadi ikon. Saya ingin Tuparev disulap menjadi kawasan Kota Tua-nya Karawang. Trotoarnya diperlebar, bangunannya dipertahankan arsitektur lamanya, dan pencahayaannya dibuat artistik,” ujar Dedi.

Selain penataan bangunan dan jalan, Dedi juga berencana menghadirkan ruang publik bernama ” Pelataran Cinta” yang difungsikan sebagai tempat interaksi masyarakat.

“Nanti kita buatkan Pelataran Cinta. Bukan berarti tempat orang pacaran yang negatif, tapi ruang publik tempat bertemunya rasa kasih sayang antarwarga. Tempat seniman berekspresi, tempat warga berjalan kaki dengan nyaman, dan tempat UMKM lokal naik kelas,” katanya.

Pria yang akrab disapa KDM itu menambahkan, konsep tersebut bertujuan menghidupkan kembali identitas Karawang sebagai kota yang tidak hanya berkembang secara industri, tetapi juga memiliki karakter budaya dan ruang terbuka yang humanis.

Ia juga menargetkan kawasan Jalan Tuparev ke depan terbebas dari parkir liar dan memiliki tata lalu lintas yang lebih tertib agar masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati suasana kota dengan nyaman.

“Kalau penataannya bagus, ekonomi pasti tumbuh. Orang akan datang ke sini bukan cuma buat belanja, tapi buat wisata sejarah dan kuliner. Karawang harus punya kebanggaan estetika,” pungkasnya.

Rencana penataan Jalan Tuparev tersebut menjadi bagian dari gagasan Dedi Mulyadi dalam membangun kota-kota di Jawa Barat agar memiliki identitas yang kuat, tertata, dan ramah terhadap pejalan kaki.

( Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *