KARAWANG | SorotFakta.co.id
Proyek peningkatan Jalan Pewarengan–Tirtasari yang berlokasi di Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menjadi sorotan publik. Pasalnya, hasil pekerjaan yang dikerjakan oleh CV Segara Arta diduga mengalami kerusakan meski baru selesai dilaksanakan.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada Sabtu (25/7/2026), di beberapa titik badan jalan beton tampak telah mengalami retak bahkan pecah. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa kualitas pekerjaan tidak sesuai dengan yang diharapkan.
Saat dikonfirmasi mengenai temuan tersebut, pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang berinisial S belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.
Sementara itu, seorang warga sekitar berinisial DT mengaku menyayangkan kondisi jalan yang menurutnya belum lama selesai dikerjakan namun sudah menunjukkan kerusakan.
«”Iya, itu belum lama selesai, bisa dibilang baru kemarin. Tapi sekarang sudah ada yang retak dan pecah. Sangat disayangkan, masa baru selesai sudah rusak. Nanti bagaimana untuk beberapa tahun ke depan? Tentunya akan mudah hancur lagi jalan itu,” ujar DT.»
Selain itu, redaksi juga memperoleh informasi bahwa beton yang digunakan dalam proyek tersebut diduga merupakan produk bermerek Satya MIX Beton. Informasi ini turut menimbulkan pertanyaan mengenai penyebab munculnya retakan dan pecahan pada hasil pengecoran, apakah berkaitan dengan kualitas material, proses pelaksanaan pekerjaan, atau faktor teknis lainnya.
Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pelaksana maupun Dinas PUPR Kabupaten Karawang terkait penyebab kerusakan tersebut. SorotFakta.co.id akan terus berupaya meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi sesuai dengan prinsip jurnalistik. ( ES )



















