Karawang // Sorotfakta.co.id
Keluhan terhadap pelayanan Bank Jabar Banten (BJB) kembali mencuat di Cabang Karawang. Kali ini, seorang ahli waris nasabah (RE), mengaku mengalami kesulitan dalam proses meminta data dan informasi terkait pinjaman atas nama almarhum ayahnya (ES) di bank tersebut.
RE mengatakan, permintaan data rincian pinjaman, termasuk sisa kewajiban, bunga, hingga histori pembayaran, tidak mudah diakses.
Ia mengaku harus melalui proses berulang, permintaan tidak segera ditanggapi oleh pihak Bank. Ada pun permintaan RE diberikan setelah adanya konfirmasi dari awak media.
Menyikapi informasi tersebut, Wakil Ketua Laskar Merah Putih Markas Daerah Jawa Barat (LMP Mada Jabar), Andri menyesalkan sikap yang entah diduga dilakukan oleh oknum, atau memang managament Pimpinan Cabang (Pincab) B okJB yang ribed? Selasa, (28/4/2026).
“Seharusnya BJB yang notabene merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yang merupakan bank umum devisa dan perusahaan publik (Tbk) yang melantai di Bursa Efek Indonesia. Dimana Bank ini dimiliki secara kolektif oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Babupaten, Kota di Jawa Barat dan Banten tidak harus terjadi permasalahan yang dialami oleh RE,” Sesalnya
“Masalah ini jangan berlalu begitu saja setelah masalah RE selesai. Tapi harus ada evaluasi menyeluruh terhadap BJB Cabang Karawang. Khususnya oleh Gubernur Jawa Barat (Dedi Mulyadi). Karena berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) April 2025, Gubernur Jawa Barat berperan sebagai pemegang saham pengendali sebesar 36% saham,” Jelas Andri
“Selain tidak sesuai dengan slogan Tanda Mata Untuk Negeri, masalah ini juga tidak sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan regulasi perlindungan konsumen. Karena seperti yang kita ketahui bersama, Gubernur Jawa Barat sekarang selalu berupaya untuk memberikan akses kemudahan dalam pelayanan terhadap masyarakat,” Ujarnya
Masih kata Andri,”Oleh karena itu, kami akan mendesak Gubernur agar segera meminta Direktur Utama (Dirut) BJB supaya mengevaluasi jajaran management BJB Cabang Karawang,”
“Kemudian dalam waktu dekat, LMP akan gelar forum audiensi dengan jajaran Cabang BJB Karawang. Persoalan yang terjadi disebabkan oleh terduga oknum, atau memang ada alur birokrasi yang ribed di Bank BUMD milik Jawa Barat ini,” Pungkasnya ( FER )



















