Karawang // SorotFakta.co.id
Pembangunan Emplacement Masjid Al-Furqon di Dusun Belendung 02, RT 008/RW 003, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah retakan pada permukaan pekerjaan yang masih tergolong baru, Senin (7/9/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat retakan memanjang pada permukaan emplacement. Kondisi tersebut menjadi perhatian warga, terlebih pekerjaan disebut baru dikerjakan sekitar satu bulan.
Seorang warga yang meminta namanya tidak disebutkan mempertanyakan kualitas pekerjaan tersebut.Menurutnya, pekerjaan yang berada berdekatan dengan akses jalan seharusnya dikerjakan secara maksimal dengan memperhatikan kualitas dan ketahanan konstruksi.
“Baru sekitar sebulan dikerjakan, tetapi sudah terlihat retak. Apalagi lokasinya dekat dengan jalan, seharusnya pengerjaannya maksimal dan material yang digunakan juga sesuai spesifikasi,” ujarnya.
Warga juga mempertanyakan apakah pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis yang ditetapkan. Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis oleh pihak berwenang.
Pada papan informasi proyek tercantum kegiatan Emplasemen Masjid Al-Furqon Dusun Belendung 02, dengan sumber dana APBD Kabupaten Karawang Tahun Anggaran 2026. Nilai SPK tercantum sebesar Rp148.280.000, waktu pelaksanaan 90 hari kalender, dengan penyedia jasa CV. Aditya Putra Barokah.
Warga berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan tersebut.Jika nantinya terbukti terdapat pekerjaan yang tidak sesuai RAB maupun spesifikasi teknis, warga meminta agar dilakukan perbaikan dan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan.
“Kami berharap segera dievaluasi. Kalau memang terbukti tidak sesuai, tolong diperbaiki dan jangan dibiarkan. Pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah harus benar-benar mengutamakan kualitas,” harapnya.
Hingga berita ini ditulis, penyebab retakan pada emplacement tersebut belum dapat dipastikan hanya berdasarkan pengamatan visual. Diperlukan pemeriksaan teknis untuk mengetahui apakah retakan berkaitan dengan mutu pekerjaan, material, kondisi tanah, metode pelaksanaan, atau faktor lainnya.
( SP )



















