Karawang // Sorotfakta.co.id
Kondisi memprihatinkan dialami Asep Rahmat (36), warga Dusun Boled RT 01/004, Desa Belendung, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Ia tinggal di rumah yang sudah tidak layak huni dengan bangunan lapuk dan rapuh, sehingga dikhawatirkan roboh apabila hujan deras disertai angin kencang.
Kondisi rumah Asep terlihat jelas mengalami kerusakan serius pada bagian dinding dan atap. Material bangunan yang telah dimakan usia membuat rumah tersebut tidak lagi memberikan rasa aman bagi penghuninya.
Asep Rahmat mengaku keterbatasan ekonomi menjadi alasan utama dirinya tidak mampu memperbaiki rumah. Sehari-hari, ia bekerja sebagai kuli serabutan dengan penghasilan yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup harian.
“Penghasilan saya pas-pasan, hanya cukup untuk makan sehari-hari. Untuk memperbaiki rumah sudah tidak sanggup lagi. Saya cuma bisa berharap kepada pemerintah agar bisa mendapatkan bantuan Rulahu,” ujar Asep Rahmat, Selasa (5/5/2026).
Menanggapi kondisi tersebut, Sekretaris Desa (Sekdes) Belendung menyampaikan bahwa pemerintah desa sebenarnya memiliki keinginan untuk membantu, namun terbentur keterbatasan anggaran desa.
“Kami dari pihak pemerintah desa sebenarnya ingin membantu Pak Asep, tetapi kami tidak bisa memberikan bantuan finansial karena keterbatasan anggaran desa. Kami hanya bisa membantu dengan mengajukan permohonan bantuan Rulahu ke Dinas PRKP atau berharap kepada Bupati Karawang agar memberikan respons yang baik dan positif,” jelas Sekdes Desa Belendung.
Kesaksian serupa juga datang dari warga sekitar. Mereka menilai rumah Asep Rahmat sudah sangat pantas mendapatkan bantuan Rumah Layak Huni (Rulahu), mengingat kondisi bangunan yang rapuh dan kumuh.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk menindaklanjuti pengajuan bantuan tersebut, agar Asep Rahmat dan keluarganya dapat tinggal di rumah yang aman dan layak, sesuai dengan standar hunian yang manusiawi.
( Red)



















