KARAWANG, SOROTFAKTA.CO.ID
Proyek pembangunan pemagaran Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kampung Bangkuang, Kelurahan Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menuai sorotan masyarakat.
Pekerjaan yang disebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp198.356.000 dan bersumber dari APBD Kabupaten Karawang tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai standar teknis. Dugaan itu mencuat setelah masyarakat melihat langsung proses pekerjaan di lokasi pada Jumat (7/8/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, bagian pondasi pagar diduga dibuat dengan penggalian tanah yang minim. Batu kali terlihat diletakkan langsung di atas permukaan tanah dan diduga tidak diawali dengan lapisan adukan semen sebagai dasar pondasi sebagaimana yang dipersoalkan masyarakat.
Selain itu, pada sejumlah bagian terlihat susunan batu kali dengan sambungan yang dinilai renggang. Adukan semen juga disebut tampak tipis dan tidak merata.
Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran warga terhadap kekuatan konstruksi pagar. Masyarakat menilai apabila pekerjaan benar-benar tidak sesuai spesifikasi teknis, kualitas dan ketahanan bangunan dapat dipertanyakan.
Seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan berharap pihak dinas terkait dan pengawas pekerjaan segera melakukan pemeriksaan langsung terhadap proyek tersebut.«
“Kami berharap dinas terkait turun langsung mengecek pekerjaan ini. Anggaran yang digunakan merupakan uang negara, sehingga hasil pekerjaannya harus benar-benar berkualitas dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan,” ujarnya.»
Menurut warga, pengawasan diperlukan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan berdasarkan gambar kerja, Rencana Anggaran Biaya (RAB), spesifikasi teknis, serta ketentuan kontrak.
Masyarakat juga meminta agar pihak pengawas tidak hanya melakukan pengawasan secara administratif, tetapi memastikan kualitas pekerjaan di lapangan benar-benar sesuai dengan standar yang telah ditentukan.Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan, warga berharap dinas terkait segera memberikan teguran dan meminta pihak pelaksana melakukan perbaikan sesuai ketentuan.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun dinas terkait mengenai dugaan ketidaksesuaian pekerjaan tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan inspeksi ke lokasi guna memastikan proyek pemagaran TPU tersebut dikerjakan sesuai spesifikasi dan anggaran yang telah ditetapkan.
( DAR )



















